
Mengajar merupakan kegiatan menyampaikan bahan pembelajaran yang dilakukan oleh seorang pendidik kepada sejumlah anak didik di dalam atau di luar kelas. Proses penyampaian yang baik dan terencana akan membawa anak didik mencapai tujuan pembelajaran. Keberhasilan yang dapat diukur sesuai dengan tujuan-tujuan yang telah ditetapkan.
Kegiatan pembelajaran yang ditopang oleh keterampilan dasar pembelajaran yang berkualitas dan tepat akan menghasilkan output yang menjadi harapan pendidik dan penyelenggara pendidikan. Untuk dapat menguasai keterampilan mengajar seorang pendidik dan calon pendidik perlu melakukan latihan pembelajaran secara terprogram. Latihan ini dapat dilakukan pada kegiatan pembelajaran mikro.
Universitas Muhammadiyah Kotabumi, sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi berstatus Universitas di Kabupaten Lampung Utara, memiliki sebuah Fakultas yang menyelenggarakan program pendidikan, menyiapkan laboratorium pembelajaran mikro untuk menopang proses pembelajaran bagi mahasiswanya.

Pemanfaatan atau penggunaan laboratorium mikro ini sudah dapat digunakan oleh seluruh dosen pengampu Mata Kuliah Pengajaran Mikro sebagai sarana praktek bagi mahasiswa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Kotabumi.
Dr. Sutanto, M.Pd. sebagai dosen pengampu mata kuliah micro-teaching sudah mulai menggunakan laboratorium ini, untuk mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia semester 6.
Pengajaran mikro bertujuan membekali tenaga pendidik beberapa keterampilan dasar mengajar dan pembelajaran. Bagi calon tenaga pendidik metode ini akan memberi pengalaman mengajar yang nyata dan latihan sejumlah keterampilan dasar mengajar secara terpisah. Sedangkan bagi tenaga pendidik dapat mengembangkan keterampilan dasar mengajarnya sebelum mereka melaksanakan tugas sebagai tenaga pendidik. Memberikan kemungkinan calon tenaga pendidik untuk mendapatkan bermacam keterampilan dasar mengajar serta memahami kapan dan bagaimana menerapkan dalam program pembelajaran sehingga pada akhir masa kuliah mahasiswa diharapkan memiliki kompetensi (pengetahuan, keterampilan dan nilai-nilai dasar atau sikap yang direfleksikan dalam berpikir dan bertindak) sebagai calon guru, sehingga memiliki pengalaman melakukan pembelajaran dan kesiapan melakukan praktik pendidikan.
Sasaran akhir yang akan dicapai dalam micro-teaching adalah terbinanya calon guru memiliki pengetahuan tentang proses pembelajaran dan terampil dalam proses pembelajaran, serta memiliki sikap dan perilaku yag baik sebagai seorang guru.






