
Surabaya – Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan Wakil Rektor I UMKO, Dr. Purna Bayu Nugroho, M.Pd., bersama Koordinator PPG UMKO, Dr. Sumarno, M.Pd., dalam Workshop Moda Pembelajaran dan Tata Kelola Keuangan PPG yang diselenggarakan pada 11–12 Juli 2026 di Mercure Surabaya Grand Mirama, Surabaya, Jawa Timur. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan perguruan tinggi negeri, perguruan tinggi swasta, serta Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) penyelenggara PPG dari seluruh Indonesia.
Workshop diselenggarakan oleh Badan Pendidikan Profesi Guru Universitas Negeri Surabaya bekerja sama dengan Forum PPG Nasional sebagai upaya memperkuat tata kelola penyelenggaraan Program Pendidikan Profesi Guru secara nasional. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd., yang memberikan arahan mengenai pentingnya transformasi penyelenggaraan PPG dalam menjawab tantangan dunia pendidikan. Melalui forum ini, peserta memperoleh berbagai pembaruan kebijakan sekaligus ruang kolaborasi untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan profesi guru.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai sesi strategis yang membahas penguatan tata kelola keuangan Program PPG melalui mitigasi risiko hukum dan penerapan prinsip akuntabilitas. Selain itu, dipaparkan pula transformasi kebijakan dan strategi penguatan penyelenggaraan pembelajaran PPG Tahun 2026, inovasi pembelajaran berbasis pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan coding, serta best practice pengelolaan dan pelaporan pertanggungjawaban keuangan. Workshop juga diisi dengan finalisasi Program Kerja Forum PPG Nasional Tahun 2026, penguatan implementasi perencanaan, pembelajaran, asesmen, penjaminan mutu, hingga pemaparan hasil diskusi sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan mutu penyelenggaraan PPG di Indonesia.

Wakil Rektor I UMKO, Dr. Purna Bayu Nugroho, M.Pd., menyampaikan bahwa keikutsertaan UMKO dalam workshop nasional tersebut merupakan bagian dari langkah strategis universitas untuk memastikan penyelenggaraan PPG selalu selaras dengan kebijakan pemerintah dan perkembangan dunia pendidikan. Menurutnya, forum ini menjadi sarana penting untuk memperkuat sinergi antarperguruan tinggi sekaligus memperbarui pemahaman mengenai tata kelola akademik maupun keuangan yang akuntabel.
“Kegiatan ini memberikan wawasan yang sangat komprehensif mengenai arah kebijakan penyelenggaraan PPG ke depan. Kami memperoleh banyak masukan, mulai dari transformasi pembelajaran berbasis teknologi hingga penguatan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Hal ini menjadi bekal penting bagi UMKO untuk terus meningkatkan kualitas layanan Program PPG secara berkelanjutan,” ujar Dr. Purna Bayu Nugroho, M.Pd.
Sementara itu, Koordinator PPG UMKO, Dr. Sumarno, M.Pd., menilai bahwa materi yang disampaikan dalam workshop sangat relevan dengan tantangan penyelenggaraan PPG saat ini. Menurutnya, integrasi antara kebijakan nasional, inovasi pembelajaran, serta sistem penjaminan mutu akan semakin memperkuat kualitas lulusan Program Pendidikan Profesi Guru.
“Workshop ini menjadi momentum yang sangat baik untuk menyamakan persepsi seluruh penyelenggara PPG di Indonesia. Kami mendapatkan banyak praktik baik yang dapat diadaptasi di UMKO, khususnya dalam pengelolaan pembelajaran, pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), pelaporan keuangan, hingga penguatan sistem penjaminan mutu. Harapannya, seluruh hasil yang diperoleh dari kegiatan ini dapat diimplementasikan untuk memberikan layanan PPG yang semakin berkualitas dan profesional,” ungkap Dr. Sumarno, M.Pd.
Melalui partisipasi aktif dalam workshop nasional tersebut, Universitas Muhammadiyah Kotabumi menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan mutu Program Pendidikan Profesi Guru sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam mencetak guru profesional, kompeten, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi maupun kebijakan pendidikan nasional. Keikutsertaan UMKO juga diharapkan semakin memperkuat jejaring kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi penyelenggara PPG di Indonesia dalam mewujudkan pendidikan yang unggul dan berdaya saing.





