Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO) terus menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan pendidikan tinggi yang berkualitas dengan mengadakan Focus Group Discussion (FGD) untuk penyamaan persepsi terkait usulan Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG). Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (14/8/2024) di Kiyo Cafe Kotabumi, dengan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari lingkungan UMKO dan para pemangku kepentingan di dunia pendidikan. Rabu (14/8/2024).
Acara ini dibuka dengan arahan dari Rektor UMKO, Dr. Irawan Suprapto, M.Pd., yang menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mempersiapkan tenaga pendidik yang profesional. “Program Studi PPG ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi guru-guru di Kotabumi untuk terus meningkatkan kompetensinya, sejalan dengan kebutuhan dunia pendidikan yang terus berkembang,” ujar Dr. Irawan.
Hadir pula dalam FGD ini, Senat UMKO, Wakil Rektor II, Dr. Slamet Haryadi, S.H., M.Hum., Wakil Rektor VI, Dr. Badawi, M.Pd., serta dosen-dosen dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMKO. Tak hanya dari pihak kampus, acara ini juga melibatkan 30 kepala sekolah dari jenjang SMA dan SMP se-Kotabumi, yang turut diundang untuk memberikan masukan dan pandangan mereka mengenai rencana pendirian Prodi PPG.
Dalam acara tersebut, Dr. Sumarno, M.Pd., selaku Ketua Senat FKIP UMKO, juga turut memberikan sambutan yang memperkuat urgensi pembukaan Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) di UMKO. Dalam sambutannya, Dr. Sumarno menekankan bahwa Prodi PPG bukan hanya sekadar program tambahan, tetapi merupakan langkah strategis untuk memperkuat kualitas pendidikan di wilayah Kotabumi dan sekitarnya.
Dalam rangkaian acara FGD, Dekan FKIP UMKO, Elis Susanti, M.Pd., juga menyampaikan rencana penting terkait Memorandum of Understanding (MoU) yang akan segera dilakukan antara UMKO dan sekolah-sekolah yang hadir. Dalam sambutannya, Elis Susanti menjelaskan bahwa MoU ini akan menjadi dasar kerja sama yang lebih erat dalam mendukung pelaksanaan Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) di UMKO.
Dengan adanya MoU ini, diharapkan hubungan antara UMKO dan sekolah-sekolah mitra semakin kuat, membuka peluang untuk kolaborasi yang lebih luas dalam bidang pendidikan dan penelitian.
Presentasi utama mengenai usulan Prodi PPG disampaikan oleh Wakil Rektor I UMKO, Dr. Purna Bayu Nugroho, M.Pd.. Ketua tim penyusun, Ratih Handayani, M.Pd., juga turut menjelaskan langkah-langkah yang telah dilakukan dalam proses pengajuan usulan tersebut. Setelah presentasi, para peserta terlibat dalam diskusi yang dinamis, membahas berbagai aspek yang perlu diperhatikan dalam penyusunan kurikulum hingga kebutuhan nyata di lapangan.
Diskusi yang berlangsung ini menghasilkan berbagai masukan berharga yang akan menjadi bahan pertimbangan dalam finalisasi usulan Prodi PPG UMKO. Kegiatan ini menegaskan komitmen UMKO untuk terus berinovasi dan memenuhi kebutuhan pendidikan yang semakin kompleks, dengan tetap melibatkan para praktisi dan pemangku kepentingan di daerah.
Dengan dukungan dan masukan dari berbagai pihak, UMKO optimis bahwa usulan Prodi PPG dapat terealisasi dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.











