
Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO), Dr. Purna Bayu Nugroho, M.Pd., bersama Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UMKO mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis Penyiapan Akreditasi Perguruan Tinggi dan Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi (IAPT) 4.0 yang diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 22 Mei 2026 di Universitas ‘Aisyiyah Surakarta, Jawa Tengah. Bimbingan teknis ini diikuti oleh sejumlah Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan berlangsung sebagai bentuk penguatan kesiapan perguruan tinggi dalam menghadapi proses akreditasi institusi dengan instrumen terbaru.
Bimtek ini diperuntukkan bagi PTMA yang masa Akreditasi Perguruan Tingginya akan segera berakhir sehingga diperlukan persiapan yang matang dalam penyusunan dokumen akreditasi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman terkait implementasi Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi (IAPT) 4.0. Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan mampu meningkatkan kesiapan institusi dalam menghadapi proses asesmen akreditasi perguruan tinggi.
Kegiatan bimtek menghadirkan narasumber Prof. Agus Setyo Muntohar, S.T., M.Eng.Sc., Ph.D., yang memberikan materi terkait strategi penyiapan akreditasi perguruan tinggi dan implementasi IAPT 4.0. Dalam pemaparannya, disampaikan berbagai hal mengenai penguatan tata kelola institusi, penyusunan dokumen akreditasi, serta pemenuhan standar mutu pendidikan tinggi. Para peserta juga memperoleh penjelasan mengenai perkembangan kebijakan akreditasi perguruan tinggi yang terus mengalami penyesuaian. Diskusi yang berlangsung selama kegiatan turut memberikan ruang bagi peserta untuk berbagi pengalaman dan kendala dalam proses penyiapan akreditasi di masing-masing perguruan tinggi.
Wakil Rektor I UMKO, menyampaikan bahwa kegiatan bimtek tersebut sangat penting dalam mendukung kesiapan perguruan tinggi menghadapi proses akreditasi dengan instrumen terbaru. Menurutnya, pemahaman mengenai IAPT 4.0 perlu terus diperkuat agar seluruh unsur di perguruan tinggi mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan kebijakan akreditasi yang berlaku. “Kegiatan ini memberikan banyak wawasan dan pemahaman terkait strategi penyiapan akreditasi perguruan tinggi. Harapannya, UMKO dapat semakin siap dalam menghadapi asesmen akreditasi dan terus meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala LPM UMKO juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana penting dalam memperkuat sistem penjaminan mutu di lingkungan universitas. Menurutnya, penguatan tata kelola dan pemahaman terhadap instrumen akreditasi terbaru sangat diperlukan guna mendukung peningkatan kualitas institusi. “Melalui bimtek ini, kami memperoleh banyak informasi terkait penyusunan dokumen dan pemenuhan standar akreditasi. Semoga hasil dari kegiatan ini dapat diimplementasikan secara maksimal di lingkungan UMKO demi mendukung peningkatan mutu perguruan tinggi,” ungkapnya.
Keikutsertaan Wakil Rektor I dan Kepala LPM UMKO dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen universitas dalam meningkatkan mutu dan kualitas institusi pendidikan tinggi. UMKO terus berupaya memperkuat tata kelola akademik dan sistem penjaminan mutu agar mampu memenuhi standar pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing. Selain itu, partisipasi dalam kegiatan ini juga menjadi langkah strategis universitas dalam mempersiapkan proses akreditasi institusi secara maksimal. Kehadiran perwakilan UMKO dalam forum tersebut sekaligus menjadi sarana memperluas jejaring dan koordinasi antarsesama PTMA di Indonesia.
Melalui kegiatan bimbingan teknis tersebut, UMKO berharap dapat semakin siap menghadapi proses akreditasi perguruan tinggi dengan instrumen terbaru. Kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan kemampuan pengelolaan mutu di lingkungan universitas secara berkelanjutan. Dengan penguatan sistem penjaminan mutu yang baik, UMKO optimistis mampu terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi mahasiswa dan masyarakat. UMKO juga berkomitmen untuk terus mendukung terciptanya pendidikan tinggi Muhammadiyah yang unggul, adaptif, dan berkemajuan.





