Berita

Nature Reflection Camp Perkuat Karakter Islami dan Jiwa Kepemimpinan Kader Hizbul Wathan UMKO

Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO) melalui Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan terus berkomitmen membentuk kader yang berkarakter Islami, berjiwa pemimpin, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Nature Reflection Camp yang diselenggarakan selama dua hari di Pantai Kedu Warna, Kalianda, Lampung Selatan. Kegiatan yang diinisiasi oleh Bidang Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) ini menjadi bagian dari program pembinaan kader berbasis pengalaman di alam terbuka yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.

Nature Reflection Camp dirancang sebagai media pembelajaran yang tidak hanya mengasah keterampilan kepanduan, tetapi juga membentuk karakter peserta melalui berbagai aktivitas edukatif, reflektif, dan kolaboratif. Dengan memanfaatkan alam sebagai ruang belajar, para peserta diajak memahami pentingnya menjaga keseimbangan hubungan dengan Allah Swt., sesama manusia, dan lingkungan sebagai bentuk implementasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini berada di bawah koordinasi Kepala Bidang Diklat Ahmad Rosul Baihaki bersama Sri Wahyuni yang berkomitmen menghadirkan program pembinaan kader yang berorientasi pada penguatan karakter. Melalui berbagai kegiatan yang dirancang secara sistematis, peserta diharapkan mampu mengembangkan keterampilan kepemimpinan, meningkatkan rasa tanggung jawab, serta menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sebagai bagian dari pengamalan ajaran Islam.

Kepala Bidang Diklat Hizbul Wathan, Ahmad Rosul Baihaki, mengatakan bahwa Nature Reflection Camp merupakan salah satu program pembinaan yang bertujuan membentuk kader yang tangguh secara spiritual, sosial, dan kepemimpinan. “Melalui kegiatan ini kami ingin melahirkan kader Hizbul Wathan yang berkarakter Islami, peduli terhadap lingkungan, serta siap menjadi pemimpin yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti beragam rangkaian kegiatan, mulai dari refleksi alam, diskusi keislaman, permainan kelompok, pelatihan kepemimpinan, kegiatan kebersamaan, hingga aksi nyata kepedulian terhadap lingkungan. Seluruh aktivitas dikemas secara interaktif untuk melatih kedisiplinan, kerja sama, kemampuan memimpin, serta membangun rasa syukur atas nikmat alam yang telah dianugerahkan Allah Swt. Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat, kekeluargaan, dan antusiasme sehingga setiap peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan optimal.

Antusiasme peserta juga terlihat selama kegiatan berlangsung. Salah seorang peserta mengungkapkan bahwa Nature Reflection Camp memberikan pengalaman yang berkesan karena tidak hanya mengajarkan kepemimpinan dan kerja sama, tetapi juga menumbuhkan kecintaan terhadap alam serta mempererat ukhuwah antarsesama anggota Hizbul Wathan. Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai mahasiswa maupun sebagai kader persyarikatan.

Bagi UMKO, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pembinaan mahasiswa yang menitikberatkan pada penguatan karakter secara holistik. Nature Reflection Camp tidak sekadar menjadi kegiatan berkemah, tetapi juga menjadi wadah pembentukan pribadi yang berintegritas melalui integrasi nilai-nilai keislaman, kepemimpinan, kepedulian sosial, dan kecintaan terhadap lingkungan. Pengalaman kebersamaan selama kegiatan turut memperkuat solidaritas, rasa tanggung jawab, serta semangat untuk terus berkembang menjadi pribadi yang bermanfaat.

Kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh makna hingga penutupan acara. Melalui penyelenggaraan Nature Reflection Camp, Universitas Muhammadiyah Kotabumi berharap para kader Hizbul Wathan mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan dalam kehidupan sehari-hari sehingga tumbuh menjadi generasi yang berkarakter Islami, peduli terhadap lingkungan, tangguh dalam menghadapi tantangan, serta siap berkontribusi bagi kemajuan agama, bangsa, dan masyarakat.

To top