Kotabumi, 25 Oktober 2024 – Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO) meluncurkan Halal Center sebagai langkah strategis untuk memperkuat industri halal di Lampung Utara. Peresmian ini menjadi tonggak penting bagi UMKO dalam mendorong ekonomi syariah berkelanjutan di wilayah tersebut. Di Aula Ahmad Dahlan, acara ini dihadiri oleh Rektor UMKO, Dr. Irawan Suprapto, M.Pd., didampingi Wakil Rektor Dr. Purna Bayu Nugroho, M.Pd., Dr. Suwardi, M.H., dan Dr. Badawi, M.Pd., bersama Kepala Pusat Inkubasi Bisnis Politeknik Negeri Lampung (Polinela), Ir. Bambang Utoyo, M.P., serta Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lampung, Achmad P. Subarkah.
Kehadiran tokoh-tokoh kunci ini mencerminkan sinergi antara dunia pendidikan, bisnis, dan pemerintah dalam mendorong kemajuan industri halal. Pada kesempatan ini, UMKO dan Polinela juga menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) sebagai komitmen untuk pengembangan pendidikan, penelitian, dan ekonomi syariah di Lampung Utara. MoU tersebut ditandatangani oleh Rektor UMKO, Dr. Irawan Suprapto, M.Pd., dan Direktur Polinela, Prof. Dr. Ir. Sarono, M.Si.
Dr. Irawan Suprapto dalam sambutannya menegaskan, “Halal Center UMKO dirancang untuk menjadi pusat pendidikan dan pendampingan halal bagi pelaku usaha, khususnya UMKM, agar lebih mudah mendapatkan sertifikasi halal. Kami percaya langkah ini akan meningkatkan daya saing produk lokal dan memperkuat posisi produk halal Indonesia di pasar global.”
Melalui Halal Center ini, UMKO juga telah melahirkan 26 pendamping halal bersertifikat yang siap mendampingi UMKM dalam proses sertifikasi halal. Pendamping ini memiliki pengetahuan mendalam terkait standar halal, sehingga dapat membantu pelaku usaha lokal menghasilkan produk halal yang berkualitas. Hal ini diharapkan dapat mempermudah UMKM memenuhi persyaratan pasar halal yang kian meningkat.
Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lampung, Achmad P. Subarkah, mengapresiasi inisiatif UMKO yang sejalan dengan visi Bank Indonesia dalam memperkuat ekonomi syariah. “Halal Center UMKO memiliki potensi besar untuk menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi halal di Lampung Utara, terutama dalam membantu UMKM beradaptasi dengan standar halal,” ujar Achmad.
Kepala PIB Polinela, Ir. Bambang Utoyo, M.P., menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan mampu mendukung pelaku usaha lokal dalam memenuhi standar halal, membuka peluang ekspor, dan meningkatkan daya saing produk lokal di pasar internasional. “Polinela berkomitmen untuk terus memberikan pelatihan teknis bagi pelaku usaha, sehingga mereka mampu menghasilkan produk halal yang berkualitas tinggi,” katanya.
Dengan kehadiran Halal Center ini, UMKO terus memperluas dampaknya sebagai institusi yang peduli terhadap kemajuan ekonomi syariah dan kualitas produk lokal di Lampung Utara. Diharapkan pusat ini menjadi motor penggerak dalam peningkatan kualitas produk halal lokal, baik di pasar nasional maupun internasional.























