Berita

Mahasiswa Asistensi Mengajar UMKO Gelar Sosialisasi E-LKPD Berbasis Kearifan Budaya Lokal di SD Islam Ibnu Rusyd

Kotabumi, 15 Januari 2025 – Mahasiswa Program Asistensi Mengajar Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO) sukses mengadakan sosialisasi bertema “E-LKPD Berbasis Kearifan Budaya Lokal” di Sekolah Dasar Islam Ibnu Rusyd. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong para pendidik dalam mengoptimalkan penggunaan E-LKPD berbasis budaya lokal guna menciptakan pembelajaran yang lebih kontekstual, interaktif, dan efektif.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa UMKO menghadirkan Sonya Trikandi, M.Pd., yang juga merupakan seorang dosen di UMKo sebagai pemateri utama. Beliau menyampaikan pentingnya pemanfaatan E-LKPD berbasis budaya lokal dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Dengan pendekatan ini, siswa dapat lebih mudah memahami materi karena pembelajaran dikaitkan dengan budaya yang mereka kenal.

Melalui sosialisasi ini, mahasiswa UMKO berharap guru dapat memahami dan merancang E-LKPD yang mengintegrasikan budaya lokal dalam pembelajaran. Selain itu, guru juga didorong untuk menguasai platform digital serta mengoptimalkan integrasi budaya dalam pembelajaran guna meningkatkan efektivitas pendidikan di sekolah dasar.

Kegiatan ini turut menghadirkan sesi tanya jawab, di mana para guru dapat berdiskusi dan mengatasi kendala dalam penggunaan E-LKPD berbasis budaya lokal. Di era digital saat ini, teknologi memiliki peran besar dalam pembelajaran, sehingga pemanfaatan E-LKPD menjadi langkah inovatif dalam mendukung metode pengajaran yang lebih menarik dan bermakna.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, mahasiswa UMKO berharap pemanfaatan E-LKPD berbasis kearifan budaya lokal semakin luas dalam pembelajaran di SD Islam Ibnu Rusyd. Guru diharapkan lebih inovatif dalam menyajikan materi, sementara siswa dapat lebih aktif, termotivasi, serta mampu berpikir kritis dalam memahami konsep yang dikaitkan dengan budaya lokal. Integrasi ini tidak hanya membuat proses belajar lebih bermakna tetapi juga membantu melestarikan budaya dan meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat sekolah dasar.

Keberhasilan program ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk sekolah dan para pendidik yang berpartisipasi aktif. Semoga inisiatif seperti ini dapat terus berlanjut, sehingga pendidikan berbasis budaya lokal semakin berkembang dan relevan dengan kebutuhan zaman.

To top