Kegiatan

FPP UMKO Dorong Pertanian Berkelanjutan di Desa Madukoro Lewat Sarasehan Insan Tani 2025

Desa Madukoro, 20 Mei 2025 — Dalam upaya memperkuat sinergi antar pelaku pertanian dan mendorong pertanian berkelanjutan, Desa Madukoro menggelar kegiatan Silaturahmi dan Sarasehan Insan Tani 2025 yang menghadirkan Dekan Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO), Nyang Vania Ayuningtyas Harini, S.P., M.Si., sebagai narasumber utama.

Bertempat di kediaman Bapak Diar Karyawan, Ketua Kelompok Tani Harapan Jaya di Dusun Banjar Harum 1, acara ini dihadiri oleh berbagai elemen penting dalam ekosistem pertanian Madukoro. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kelompok Tani dan Kelompok Wanita Tani (KWT) se-Desa Madukoro, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Madukarya, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), tokoh masyarakat, perwakilan Pemerintah Desa, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Lampung Utara, serta mahasiswa FPP UMKO.

Acara dimulai pukul 10.00 WIB dengan doa bersama, dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Desa Madukoro dan perwakilan dari Dinas Pertanian. Dalam sesi inti, Nyang Vania Ayuningtyas Harini, S.P., M.Si. memaparkan materi bertema “Menyatukan Langkah, Menumbuhkan Harapan, Bersama Menata Pertanian Berkelanjutan dan Sejahtera”.

Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya mengoptimalkan potensi lokal melalui pendekatan yang adaptif terhadap tantangan pertanian masa kini, seperti perubahan iklim, keterbatasan sarana produksi, dan akses pasar. Sub materi yang disampaikan meliputi pemanfaatan pupuk kompos sebagai alternatif ramah lingkungan, pengenalan siklus hidup hama berdasarkan penanggalan Hijriah, hingga usulan pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta pelatihan pembuatan pestisida nabati bagi petani lokal.

Sarasehan ini kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi terbuka yang diwarnai antusiasme para petani dalam menyampaikan pengalaman serta masukan. Berbagai gagasan dirumuskan sebagai upaya nyata untuk membangun sistem pertanian Madukoro yang lebih tangguh, produktif, dan sejahtera.

Kegiatan ini diakhiri pada pukul 13.00 WIB dengan semangat kebersamaan dan komitmen untuk terus membangun pertanian Desa Madukoro secara berkelanjutan dan mandiri. Sarasehan ini menjadi bukti nyata pentingnya kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat tani dalam menciptakan perubahan positif di sektor pertanian pedesaan.

To top