
Kotabumi — Unit Kegiatan Mahasiswa Mahasiswa Pecinta Seni dan Alat Musik (UKM MAPAS ASIK) Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO) sukses menyelenggarakan kegiatan Pengkaderan dan Malam Keakraban pada Sabtu–Minggu, 13–14 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan sejak pukul 07.00 WIB hingga selesai dan dipusatkan di Gedung Aula B1 Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial (FHIS) UMKO.
Kegiatan tersebut dihadiri dan didukung oleh Wakil Rektor III UMKO, Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) se-Universitas, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IKMA) se-Universitas, organisasi otonom (Ortom) se-UMKO, serta berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di lingkungan Universitas Muhammadiyah Kotabumi. Kehadiran unsur pimpinan dan organisasi kemahasiswaan ini menjadi bukti nyata dukungan institusi terhadap penguatan pembinaan dan pengembangan potensi mahasiswa di bidang seni dan organisasi.
Pengkaderan UKM MAPAS ASIK dirancang sebagai sarana pembentukan individu mahasiswa yang unggul dalam kapabilitas dan kualitas berorganisasi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diberikan wadah pelatihan resmi untuk mempelajari, melatih, dan menguasai keterampilan teknis di bidang seni musik, vokal, serta penguasaan alat musik. Selain itu, proses pengkaderan juga menjadi bagian penting dari regenerasi kepengurusan, dengan menanamkan etika organisasi, jiwa kepemimpinan, serta tanggung jawab yang tinggi kepada anggota baru.
Rangkaian kegiatan pengkaderan diisi dengan sejumlah materi strategis yang disampaikan oleh para narasumber kompeten. Materi pertama bertema “Kepemimpinan” disampaikan oleh Ako Chaniyago, S.Pd., yang membahas peran pemimpin dalam mengarahkan, memotivasi, serta mengambil keputusan demi tercapainya tujuan bersama. Selanjutnya, materi “Manajemen Organisasi” disampaikan oleh Dihqan Tsakib, yang mengulas pentingnya perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi program kerja secara efektif. Materi ketiga bertema “Edukasi tentang Seni Musik” disampaikan oleh Meutia Rachmatia, M.Pd., yang memberikan pemahaman dasar mengenai unsur, fungsi, dan peran seni musik sebagai media ekspresi, edukasi, dan pengembangan kreativitas. Sebagai bagian dari penguatan kebersamaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) UKM MAPAS ASIK serta Malam Keakraban yang dikemas dalam bentuk pentas seni. Penampilan seni musik dan kreativitas anggota menjadi ruang ekspresi sekaligus mempererat rasa kekeluargaan dan kekompakan antarpeserta.
Ketua Pelaksana kegiatan, Rintan Gustiara Nasywa, menyampaikan harapannya agar seluruh peserta dapat merasa nyaman dan terbuka untuk berbagi pengalaman, ide, serta kreativitas. Ia berharap kegiatan ini menjadi wadah pengembangan potensi dan minat mahasiswa di bidang seni dan musik, sekaligus mempererat tali persaudaraan antarangota. “Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal bagi peserta untuk lebih percaya diri, kreatif, dan berani mengekspresikan diri melalui seni dan musik, serta membawa dampak positif bagi UKM MAPAS ASIK dan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor III UMKO, Dr. Suwardi, S.H., M.H., Cm., CPCLE., yang secara resmi membuka kegiatan, menekankan pentingnya seni dan irama dalam kehidupan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa nada dan irama tidak hanya terdapat dalam musik, tetapi juga menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam berkomunikasi. “Sesuai dengan tema kegiatan, ‘Nada Pertama yang Mengawal Perjalanan, Irama Kebersamaan yang Mengikat Selamanya’, semoga ini menjadi langkah awal bagi MAPAS ASIK untuk memahami musik sekaligus menjadikan UKM sebagai rumah pertama dalam belajar berorganisasi,” tuturnya.
Melalui kegiatan pengkaderan dan malam keakraban ini, UKM MAPAS ASIK UMKO diharapkan mampu mencetak anggota yang tidak hanya mahir dalam bermusik, tetapi juga memiliki kesiapan, etika, dan profesionalisme yang kuat, sehingga dapat menjamin keberlangsungan serta peningkatan mutu organisasi secara berkelanjutan.



