Untuk meningkatkan pelayanan dan mutu pembelajaran, Universitas Muhammadiyah Kotabumi menyiapkan Kurikulum Merdeka – Kampus Merdeka. Kebijakan ini adalah kebijakan baru dari Menteri Pendidikan Republik Indonesia, Nadiem Makarim, yang disusun bertujuan untuk mendorong mahasiswa menguasai berbagai bidang keilmuan yang berguna untuk memasuki dunia kerja. Disisi lain, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kompetensi lulusan, baik soft skills maupun hard skills, agar lebih siap dan relevan dengan kebutuhan zaman, menyiapkan lulusan sebagai pemimpin masa depan bangsa yang unggul dan berkepribadian.
Pada pelaksanaanya, akan ada beberapa tahapan dan persyaratan yang wajib dipenuhi baik oleh PT bersangkutan, Fakultas, Prodi, Mahasiswa hingga Mitra yang akan terlibat dalam sebuah kerjasama yang tercatat dalam MoU, agar dapat terjalin kerjasama yang baik dan dapat menghasilkan luaran sesuai dengan yang diharapkan.
Pada tahap awal ini, ada tiga program studi dari Universitas Muhammadiyah Kotabumi yang sedang melakukan penyusunan kurikulum Merdeka Belajar – Kampus Merdeka. Adapun program studi yang dimaksud adalah sebagai berikut:
- Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S-1)
- Pendidikan Bahasa Inggris (S-1)
- Pendidikan Matematika (S-1)

Dalam penyusunannya, Rektor UMKO menunjuk Dr. Purna Bayu Nugroho, M,Pd. sebagai ketua tim pelaksana pengembangan kurikulum dan pihak-pihak yang terlibat dalan pengembangan kurikulum Merdeka Kampus – Merdeka Belajar adalah sebagai berikut:
- Nur Mei Ningsih, S.Pd., M.Pd.
- Elis Susanti, S.Pd., M.Pd.
- Venty Meilasari, S.Pd., M.Pd.
- Dewi Ratnaningsih, S.Pd., M.Pd.
- Asep Hardiyanto, S.Pd., M.Pd.
- Rulik Setiani, S.S., M.Pd.
- Ratih Handayani, S.Pd., M.Pd.
Hasil dari kebijakan ini juga diharapkan dapat mengubah mindset dari para Civitas Akademika, karna juga merupakan kesempatan yang bagus untuk para pengelola PT sebagai bahan bereksperimen dan mencoba berbagai terobosan dan inovasi yang hasilnya dapat berguna untuk meningkatkan pengelolaan pembelajaran bagi para dosen. Sehingga nantinya akan muncul lebih banyak PT berkualitas dengan lulusan yang mampu bersaing di dunia kerja ataupun membuka lapangan kerja baru.





