Dalam rangka mengenang Syahidnya Pahlawan Nasional Indonesia asal Meulaboh, Teuku Umar yang ke-122 (11 Februari 1899 – 11 Februari 2021), Universitas Teuku Umar menggelar berbagai kompetisi, dengan total hadiah mencapai 89 Juta rupiah. Adapun kompetisi yang diperlombakan adalah Lomba menulis Puisi dan Prosa tentang Teuku Umar; lomba Catur Teuku Umar; lomba design Mascot UTU Awards dan pergelaran Expo.
Diantara semua cabang itu, tersemat nama seorang mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Kotabumi, dia adalah Wahyu Hidayat. Seorang mahasiswa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia.
Berdasarkan data yang diterima panitia, pendaftaran karya peserta telah dimulai sejak 20 Desember 2020 hingga 31 Januari 2021, sebanyak 118 karya puisi telah selesai dinilai oleh Dewan Juri yang terdiri atas profesional dan akademisi.
Proses penjurian yang dilakukan pada tahap pertama, hingga diperoleh 5 orang nominator dalam lomba cipta dan baca puisi adalah dengan menghilangkan nama peserta dari karya puisi yang dikirimkan, sehingga penilaian dapat dilakukan dengan objektif dan jauh dari bias.
Pengumuman nominator lomba cipta dan baca puisi dilaksanakan pada tanggal 5 Februari 2021 lalu. “Di Meulaboh” puisi karya Wahyu Hidayat berhasil lolos dan masuk sebagai nominator. Selain Wahyu Hidayat, nama peserta yang berhasil lolos sebagai nominator adalah:
- Lelaki dari Johan Pahlawan – Haunan Rafiqa Basith
- Di Meulaboh – Wahyu Hidayat
- Sebuah Memoar Mengenang Johan Pahlawan – Andre Septiawan
- Jalan Sunyi Pahlawan Sabili – Andreas Mazland
- Teuku Umar Namanya – Silmiati Hamzah
Untuk selanjutnya, semua nominator mengikuti seleksi baca puisi secara langsung di hadapan dewan juri. Pelaksanaan lomba baca puisi berlangsung pada 10 Februari 2021 di Gedung Kuliah Terintegrasi UTU.
Pada hari ini (Kamis, 11/2/2021) telah diumumkan hasil keseluruhan rangkaian lomba dan Wahyu Hidayat berhasil memdapatkan juara kedua pada ajang tersebut, dengan total poin dari urutan pemenang adalah:
- Teuku Umar Namanya – Silmiati Hamzah dengan total poin 244.
- Di Meulaboh – Wahyu Hidayat dengan total poin 228.
- Lelaki dari Johan Pahlawan – Haunan Rafiqa Basith dengan total poin 223.