
Program Matching Fund telah menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung penelitian dan pengembangan di Indonesia. Program ini memberikan kesempatan bagi lembaga pendidikan tinggi, peneliti, dan akademisi untuk mendapatkan dana tambahan yang akan mendukung penelitian mereka. Dana ini nantinya akan dipadankan atau di-matching dengan dana dari sektor industri atau swasta yang tertarik untuk mendukung proyek penelitian yang relevan.

Dalam pengumuman resmi yang dikeluarkan oleh Kementerian Riset dan Teknologi (Ristek) dan Pendidikan Tinggi (Dikti), Kementerian mengundang para pihak yang berkompeten untuk mengajukan proposal-proposal yang inovatif dan berpotensi untuk menghasilkan dampak positif dalam berbagai bidang penelitian.
Proses pengajuan proposal akan berlangsung selama sebulan, dimulai pada tanggal 1 Oktober hingga 31 Oktober 2023. Selama periode ini, para akademisi dan peneliti dapat mengakses platform kedaireka.id untuk mengajukan proposal mereka. Proposal yang diajukan akan melalui serangkaian penilaian yang ketat untuk memilih proyek-proyek yang akan mendapatkan dukungan dana.
Program Matching Fund (Dana Padanan) merupakan wujud nyata dari kerja sama antara sektor pendidikan tinggi, pemerintah, dan sektor industri. Dengan membuka kesempatan bagi lembaga pendidikan tinggi untuk bekerja sama dengan sektor swasta, program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas penelitian dan inovasi di Indonesia serta menghasilkan produk dan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Para Insan Dikti diharapkan segera memanfaatkan kesempatan ini dengan mengajukan proposal penelitian yang relevan dan bermutu tinggi, sehingga Indonesia dapat terus bergerak maju dalam bidang penelitian dan teknologi. Program Matching Fund (Dana Padanan) tahun anggaran 2024 menjadi langkah awal yang menjanjikan untuk mencapai tujuan tersebut.

