Berita

Cetak Lulusan Unggul, UMKO Bekali Dosen Strategi Pengukuran CPL Berbasis OBE

Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi melalui penguatan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE). Komitmen ini diwujudkan melalui kegiatan pelatihan pengukuran ketercapaian Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) yang dilaksanakan pada Rabu, 1 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Lantai 3 Gedung Rektorat UMKO dengan diikuti oleh para dosen dari berbagai program studi. Pelatihan ini menjadi bagian penting dalam mendukung implementasi kurikulum yang berorientasi pada hasil pembelajaran yang terukur. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat pemahaman dosen terhadap sistem evaluasi pembelajaran berbasis OBE.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber ahli, Prof. Dr. Suparman, M.Si., DEA. Selain itu, kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, di antaranya Rektor UMKO Dr. Irawan Suprapto, M.Pd. dan Wakil Rektor I UMKO Dr. Purna Bayu Nugroho, M.Pd. Kehadiran pimpinan universitas menunjukkan dukungan penuh terhadap peningkatan kualitas akademik di lingkungan UMKO. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi yang disampaikan oleh narasumber. Suasana pelatihan berlangsung aktif dan interaktif sejak awal hingga akhir kegiatan.

Dalam sambutannya, Rektor UMKO menegaskan pentingnya implementasi kurikulum berbasis OBE dalam meningkatkan kualitas lulusan. Ia menyampaikan bahwa pendekatan OBE tidak hanya berfokus pada proses pembelajaran, tetapi juga pada hasil yang dicapai mahasiswa. “Pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan bahwa setiap proses pembelajaran yang kita laksanakan benar-benar terukur dan selaras dengan capaian pembelajaran lulusan yang telah ditetapkan,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa lulusan UMKO diharapkan mampu bersaing di dunia kerja dengan kompetensi yang relevan. Oleh karena itu, penguatan pemahaman dosen terhadap CPL menjadi hal yang sangat penting.

Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Suparman, M.Si., DEA. menjelaskan bahwa pengukuran CPL dalam kurikulum OBE tidak cukup hanya dipahami secara teoritis. Ia menegaskan bahwa dosen perlu mampu mengimplementasikan konsep tersebut ke dalam praktik pembelajaran. “Pendekatan OBE menuntut kita untuk tidak berhenti pada konsep, tetapi juga mampu menerjemahkan CPL ke dalam Rencana Pembelajaran Semester yang terstruktur dan terukur,” jelasnya. Dalam pelatihan ini diberikan contoh penyusunan RPS berbasis OBE. Hal ini bertujuan agar peserta dapat langsung memahami dan mengaplikasikan materi yang diberikan.

Kegiatan pelatihan ini berlangsung interaktif dengan adanya sesi diskusi dan praktik penyusunan RPS berbasis OBE. Para peserta diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi secara langsung dengan narasumber. Hal ini membuat pemahaman peserta menjadi lebih mendalam dan aplikatif. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong kolaborasi antardosen dalam mengembangkan perangkat pembelajaran. Dengan adanya praktik langsung, peserta dapat lebih siap dalam mengimplementasikan OBE di program studinya masing-masing.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh dosen UMKO semakin siap dalam mengimplementasikan kurikulum berbasis OBE secara optimal. Peningkatan pemahaman terhadap pengukuran CPL menjadi kunci dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah konkret dalam mendukung akreditasi dan peningkatan daya saing institusi. UMKO berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pengembangan akademik yang relevan dan berkelanjutan. Dengan demikian, UMKO dapat terus berkontribusi dalam mencetak lulusan yang kompeten dan berdaya saing tinggi.

To top