
Kotabumi – Ikatan Mahasiswa Pendidikan Jasmani (IKMA DJASA) Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO) sukses melaksanakan kegiatan Pengkaderan Arena yang dikemas melalui Pelatihan Dasar Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi serta “Malam Bersama DJASA” pada Sabtu, 25 April 2026, pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Ahmad Dahlan Lantai 3 UMKO dengan melibatkan Ketua Umum IKMA DJASA, Ketua Program Studi Pendidikan Jasmani, serta seluruh peserta pengkaderan.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai langkah strategis dalam membentuk kader IKMA DJASA yang kritis, berintegritas, serta mampu berpikir berdasarkan data. Selain itu, pengkaderan ini juga bertujuan membangun karakter mahasiswa agar tidak mudah menerima informasi secara sepihak, melainkan mampu menganalisis dan menyikapi berbagai persoalan secara objektif dan rasional.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan yang berlangsung khidmat, dilanjutkan dengan penampilan solo song dan atraksi pencak silat yang menambah semarak suasana. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua Umum IKMA DJASA dan Ketua Program Studi Pendidikan Jasmani sebagai bentuk dukungan terhadap proses kaderisasi. Kegiatan berlangsung dengan tertib, interaktif, dan penuh antusiasme dari para peserta hingga penutupan acara.
Ketua Umum IKMA DJASA dalam sambutannya menegaskan pentingnya membangun pola pikir kritis di kalangan kader. Ia berharap seluruh peserta mampu berpikir berdasarkan data dan fakta, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Selain itu, ia juga menekankan nilai kemandirian (berdikari) dan integritas sebagai landasan utama dalam berorganisasi maupun dalam kehidupan sehari-hari.
“Integritas adalah kesesuaian antara ucapan dan tindakan. Maka, setiap kader harus memulai langkah dengan niat baik dan mengakhirinya dengan rasa syukur,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Jasmani, Ibu Mela, menyampaikan harapannya agar IKMA DJASA terus berkembang dan mampu membawa nama baik program studi. Ia menilai organisasi mahasiswa merupakan wadah penting bagi pengembangan diri, khususnya dalam membentuk kepemimpinan dan kemampuan sosial mahasiswa.
Lebih lanjut, beliau juga mengingatkan agar para kader tetap menjaga keseimbangan antara aktivitas organisasi dan kewajiban akademik. Menurutnya, keberhasilan mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh keaktifan berorganisasi, tetapi juga oleh prestasi akademik yang dicapai.
Melalui kegiatan ini, proses pengkaderan IKMA DJASA berhasil terlaksana sebagai langkah awal dalam membentuk karakter, kepemimpinan, serta kesiapan kader dalam menjalankan roda organisasi ke depan. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi mahasiswa Pendidikan Jasmani yang tidak hanya aktif, tetapi juga memiliki kapasitas intelektual dan moral yang kuat.
Sebagai informasi, kegiatan ini dikoordinasikan oleh Sekretaris Umum IKMA DJASA Periode 2025–2026, Timbul Mulia, yang juga menjadi narahubung kegiatan. Ia menyampaikan bahwa pengkaderan ini akan menjadi fondasi awal bagi keberlanjutan organisasi yang lebih progresif dan berdaya saing di masa mendatang.

