Berita

Warek II UMKO Jadi Narasumber Peningkatan Kapasitas Pemerintahan Desa Program Smart Village

Kotabumi — Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah melalui keterlibatan akademisi dalam kegiatan peningkatan kapasitas pemerintahan desa yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi (PMD Trans).

Berdasarkan surat resmi Dinas PMD Trans Kabupaten Lampung Utara Nomor 141/753/11.2-LU/2026 tertanggal 12 Mei 2026, UMKO diminta menugaskan akademisi sebagai narasumber pada kegiatan peningkatan kapasitas pemerintahan desa dalam penerapan Smart Village menuju optimalisasi pemerintahan desa berdampak. Dalam kegiatan tersebut, Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Kotabumi, Dr. Slamet Haryadi, M.Hum., dipercaya menjadi narasumber. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 13 Mei 2026, pukul 08.00 WIB hingga selesai di Gedung Pusiban Agung Kotabumi.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia mengenai penguatan kapasitas pemerintahan desa dalam menghadapi transformasi digital dan pengembangan tata kelola desa berbasis Smart Village. Dr. Slamet Haryadi, M.Hum., menyampaikan bahwa penerapan konsep Smart Village tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia dan tata kelola pemerintahan desa yang inovatif serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Pemerintahan desa saat ini dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan informasi. Konsep Smart Village harus dimaknai sebagai upaya menciptakan pelayanan publik yang efektif, transparan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” ujar nya

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi langkah penting dalam memperkuat kualitas aparatur desa.
“Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral dan akademik untuk turut mendampingi pemerintah dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia, termasuk aparatur desa, agar mampu menghadapi tantangan pembangunan di era digital,” tambahnya. Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi Kabupaten Lampung Utara, Drs. Nat Soleh, M.Pd., berharap kegiatan tersebut dapat memberikan pemahaman serta wawasan baru bagi aparatur desa dalam mengoptimalkan pelayanan dan pembangunan berbasis teknologi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pemerintah desa di Kabupaten Lampung Utara semakin siap menerapkan tata kelola pemerintahan yang modern, inovatif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

To top