Ditjen Diktiristek

Dukung Karier Peneliti Muda, Program Penempatan ECR ASEAN di Australia Resmi Dibuka

Dalam upaya mendukung karier para peneliti muda atau Early Career Researchers (ECRs), sebuah program internasional bergengsi kembali dibuka untuk para peneliti dari negara-negara anggota ASEAN. Program ini ditujukan bagi peneliti yang telah menyelesaikan studi postdoktoral mereka dalam delapan tahun terakhir sejak waktu pendaftaran.

Melalui program ini, peserta yang terpilih akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti penempatan penelitian di lembaga-lembaga riset ternama di Australia, dengan fokus pada bidang prioritas bersama antara ASEAN dan Australia. Setiap penerima akan mendapatkan dana hingga AU$20.000 untuk mendukung penelitian selama satu hingga tiga bulan di lembaga riset di Australia.

Program ini bukan hanya memberikan dukungan pendanaan, tetapi juga menjadi jembatan bagi peneliti muda untuk memperluas jaringan profesional mereka. Para penerima manfaat akan memiliki akses langsung ke akademisi terkemuka, fasilitas modern, dan peralatan canggih di Australia untuk mengembangkan minat penelitian dan meningkatkan kompetensi mereka.

Lebih dari itu, program ini diharapkan mampu memperkuat hubungan jangka panjang dalam bentuk kemitraan penelitian yang berorientasi komersial antara negara-negara ASEAN dan Australia.

RMIT University, sebagai salah satu universitas terkemuka dunia dalam bidang teknologi, desain, dan kewirausahaan, turut menjadi mitra dalam inisiatif ini, memperkuat posisi Australia sebagai pusat kolaborasi penelitian global.

Program ini menjadi peluang emas bagi peneliti muda untuk tidak hanya menimba ilmu dan pengalaman, tetapi juga membangun kerja sama internasional yang berdampak positif bagi kemajuan penelitian di kawasan ASEAN.

Sumber: https://kemdiktisaintek.go.id/pengumuman/international-education-innovation-fund-asean-research-collaboration-project/

To top