Berita

Mahasiswa Wajib Tahu! Ini Perbedaan Skema Pendanaan dan Insentif dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)

Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) kembali hadir sebagai wadah pengembangan ide kreatif dan inovatif mahasiswa di seluruh Indonesia. Namun, tak sedikit mahasiswa yang masih bingung membedakan dua skema utama dalam rogram ini, yakni Skema Pendanaan dan Skema Insentif.

Menurut panduan PKM yang dikeluarkan oleh Kemdiktisaintek, mahasiswa diimbau untuk memahami perbedaan mendasar antara keduanya agar dapat menentukan jenis PKM yang sesuai dengan potensi dan minat mereka.

Skema pertama adalah PKM Pendanaan, yakni jenis program yang memberikan bantuan dana dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) kepada tim mahasiswa yang mengajukan proposal dan dinyatakan lolos seleksi. Melalui skema ini, mahasiswa diberi kesempatan untuk merealisasikan proyek nyata berdasarkan bidang yang mereka pilih, seperti PKM Penelitian (PKM-R), PKM Kewirausahaan (PKM-K), PKM Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM), hingga PKM Karsa Cipta (PKM-KC).

Sementara itu, skema kedua adalah PKM Insentif, yakni jenis program non-dana yang memberikan apresiasi terhadap karya tulis mahasiswa, khususnya artikel ilmiah dan gagasan tertulis. Dua bidang utama dalam skema ini adalah PKM Artikel Ilmiah (PKM-AI) dan PKM Gagasan Tertulis (PKM-GT). Berbeda dengan skema pendanaan, mahasiswa dalam skema ini hanya perlu menyusun karya tulis ilmiah tanpa menjalankan proyek lapangan.

Keduanya, baik skema pendanaan maupun insentif, memberikan peluang besar bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri. Skema pendanaan membuka jalan ke PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional), sedangkan skema insentif memperkaya portofolio akademik melalui publikasi dan sertifikat nasional.

Dengan adanya pemahaman ini, diharapkan para mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kotabumi dapat lebih siap dan percaya diri mengikuti ajang PKM 2025, serta mampu memilih skema yang paling sesuai dengan kekuatan tim dan ide yang mereka miliki.

Untuk informasi lebih lanjut, mahasiswa dapat mengakses situs resmi simbelmawa.kemdikbud.go.id atau berkonsultasi langsung dengan tim kemahasiswaan kampus.

To top