
Dosen Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO) berperan aktif dalam kegiatan Workshop Pendampingan Pelaksanaan Proyek Wirausaha yang diselenggarakan di Aula SMKN 1 Abung Selatan pada Senin, 10 November 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 24 peserta yang terdiri atas guru pendamping dan siswa-siswi SMKN 1 Abung Selatan. Workshop ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada siswa dalam mengembangkan proyek kreatif kewirausahaan yang berorientasi pada kemandirian dan keberlanjutan usaha. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa mampu mengimplementasikan ide-ide inovatif mereka menjadi produk yang memiliki nilai jual dan daya saing di pasar.
Salah satu narasumber dalam kegiatan ini adalah Ketua Halal Center Universitas Muhammadiyah Kotabumi, Sri Puji Lestari, S.P., M.P., yang menyampaikan materi mengenai pentingnya sertifikasi halal bagi produk-produk yang dihasilkan oleh pelaku usaha, termasuk siswa yang sedang mengembangkan produk wirausaha. Dalam pemaparannya, Sri Puji Lestari menjelaskan bahwa sesuai dengan ketentuan pemerintah, mulai 18 Oktober 2026, seluruh produk yang masuk, beredar, dan diperdagangkan di Indonesia wajib memiliki sertifikasi halal. “Sertifikasi halal bukan hanya kewajiban administratif, tetapi juga jaminan mutu dan keamanan bagi konsumen. Produk halal dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dan membuka peluang pasar yang lebih luas,” ujarnya. Selain menjelaskan urgensi sertifikasi halal, beliau juga memaparkan beberapa skema pengajuan sertifikasi halal, jenis-jenis produk yang wajib tersertifikasi, persyaratan yang harus dipenuhi, serta tahapan dan prosedur pengajuannya.
Narasumber kedua, Ungki Prabowo Putra, S.P., M.Sc., Dosen Program Studi Agribisnis UMKO, membawakan materi bertema Keberlanjutan Kewirausahaan. Dalam paparannya, Ungki menekankan pentingnya evaluasi terhadap usaha yang telah berjalan agar mampu bertahan dan berkembang di tengah tantangan bisnis modern.
“Setelah usaha dijalankan, pelaku wirausaha perlu melakukan evaluasi dari berbagai aspek, seperti permodalan, penguatan mental, pengembangan ide, peningkatan pengetahuan, serta penyusunan rencana bisnis lanjutan,” terang Ungki. Ia juga menambahkan bahwa analisis pasar, pengelolaan risiko, strategi promosi, dan perluasan jaringan (networking) merupakan kunci utama dalam mempertahankan keberlanjutan usaha.
Kegiatan workshop ini mendapat sambutan positif dari para peserta. Mereka merasa mendapatkan banyak wawasan baru, baik mengenai pentingnya legalitas produk melalui sertifikasi halal, maupun strategi untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Melalui kegiatan seperti ini, Universitas Muhammadiyah Kotabumi menunjukkan komitmennya untuk berperan aktif dalam penguatan pendidikan vokasi dan pengembangan kewirausahaan di tingkat sekolah menengah, sejalan dengan semangat Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian, dan dakwah kemasyarakatan.

