Berita

Dorong Lampung Jadi Lumbung Pangan, UMKO Bahas Strategi Pengembangan Usahatani Padi MSP

Dosen Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO) kembali melanjutkan rangkaian kegiatan penelitian bertajuk “Strategi Pengembangan Usahatani Padi MSP dalam Upaya Terwujudnya Provinsi Lampung sebagai Lumbung Pangan Nasional.” Pada Minggu, 9 November 2025, tim melakukan diskusi strategis bersama para pemangku kepentingan di Pendopo Petani Kecamatan Hadimulyo Timur, Kota Metro.

Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Tim Peneliti, Sri Puji Lestari, S.P., M.P., bersama anggota tim Aji Setiya Bakti, S.Tr.P., M.P., Feby Musti Ariska, S.P., M.Si., serta didampingi Ketua Bidang Riset dan Teknologi MSP, Nyang Vania Ayuningtyas Harini, S.P., M.Si. Diskusi utama menghadirkan Ibu Ancilla Hernani, S.E., S.Psi., M.Pd., Ketua Komisi II DPRD Kota Metro sekaligus Koordinator MSP Kota Metro.

Pada kesempatan tersebut, tim peneliti menggali informasi terkait prioritas strategi pengembangan usahatani padi MSP menggunakan metode QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix) yang disusun berdasarkan berbagai strategi yang sebelumnya telah dirumuskan melalui analisis SWOT. Diskusi ini menjadi langkah penting untuk memastikan strategi yang dipilih memiliki nilai efektivitas paling tinggi dalam implementasinya. Selain berdiskusi dengan Ibu Ancilla Hernani, tim peneliti juga bertemu dengan Bapak Tommy Gunawan, S.H., pemilik penggilingan padi beras “Sri Mulih”, serta Bapak Sutikno dari Komunitas MSP. Para narasumber menekankan bahwa pengembangan padi MSP dapat diperkuat melalui sertifikasi benih sehingga meningkatkan kepercayaan petani terhadap kualitas padi MSP. Selain itu, penguatan kelembagaan petani dinilai sangat penting agar para petani memiliki ruang untuk berkembang, bertukar pengetahuan, serta mendorong praktik pertanian berkelanjutan.

Usai diskusi, tim peneliti berkesempatan meninjau langsung pabrik penggilingan padi milik Bapak Tommy di Kecamatan Metro Selatan. Penggilingan ini diketahui menerima gabah MSP dari berbagai daerah sehingga membantu petani dalam memperoleh pasar yang stabil dan menguntungkan. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian penelitian yang sebelumnya diawali dengan Focus Group Discussion (FGD) dan survei lapangan untuk mengidentifikasi strategi yang paling relevan bagi pengembangan usahatani padi MSP di Lampung. Melalui FGD, tim memperoleh faktor internal berupa kekuatan dan kelemahan, serta faktor eksternal berupa peluang dan ancaman yang memengaruhi keberlanjutan usaha padi MSP.

Penelitian ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat melalui skema Penelitian Dosen Pemula (PDP) Tahun 2025. Selain dosen, penelitian ini turut melibatkan mahasiswa Program Studi Agribisnis, Monika Agustina dan Jeny Mutiara yang berperan dalam proses pengambilan data di lapangan. Dengan serangkaian kegiatan tersebut, tim peneliti UMKO berharap mampu merumuskan strategi terbaik yang dapat direkomendasikan untuk mendorong pengembangan usahatani padi MSP dan memperkuat posisi Provinsi Lampung sebagai lumbung pangan nasional.

To top